Studi ini menyelidiki pengaruh tingkat pengangguran dan tenaga kerja terhadap pertumbuhan pendapatan nasional Indonesia. Salah satu indikator penting untuk mengukur keberhasilan pembangunan ekonomi adalah pendapatan nasional, yang mencerminkan tingkat produksi barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara dalam jangka waktu tertentu. Tingkat pengangguran yang tinggi dapat menghambat aktivitas ekonomi karena banyak tenaga kerja yang tidak terserap secara optimal, sedangkan tenaga kerja yang produktif dapat meningkatkan output dan pertumbuhan ekonomi nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan metode studi pustaka (library research). Data dikumpulkan dari berbagai artikel penelitian, jurnal ilmiah, dan literatur yang relevan dengan topik penelitian. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan, mempelajari, dan menginterpretasikan berbagai teori serta temuan penelitian sebelumnya tentang pendapatan nasional, tenaga kerja, dan pengangguran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, karena pengangguran menyebabkan penurunan produktivitas, daya beli masyarakat, dan aktivitas produksi, pengangguran memiliki dampak negatif terhadap pertumbuhan pendapatan nasional. Sebaliknya, tenaga kerja, sebagai komponen produksi utama dalam kegiatan ekonomi, memiliki dampak positif terhadap pertumbuhan pendapatan nasional. Untuk memastikan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan nasional terus meningkat, pemerintah harus meningkatkan lapangan kerja, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mengembangkan keterampilan tenaga kerja. Kualitas sumber daya manusia seperti pengalaman kerja, keterampilan, pendidikan, dan kemampuan untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi juga merupakan faktor penting dalam meningkatkan produktivitas ekonomi.
Copyrights © 2026