Penelitian Studi ini meneliti analisis kebijakan ekonomi publik terhadap tingkat pengangguran di Indonesia, untuk mengevaluasi sejauh mana intervensi pemerintah telah meningkatkan situasi ketenagakerjaan nasional. Dengan menggunakan pendekatan tinjauan pustaka, studi ini meneliti berbagai sumber primer, seperti jurnal ilmiah, dokumen resmi pemerintah, dan publikasi terkait, untuk menyajikan analisis komprehensif tentang pola pengangguran di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengangguran bersifat struktural, didorong oleh ketidaksesuaian keterampilan, produktivitas rendah, dan kesenjangan akses pekerjaan di berbagai wilayah. Kondisi ini memiliki dampak luas pada kesejahteraan sosial, stabilitas masyarakat, pertumbuhan ekonomi, dan kualitas pembangunan secara keseluruhan. Studi ini menyoroti peran penting kebijakan ekonomi publik dalam membentuk dinamika pasar tenaga kerja dan menciptakan lebih banyak peluang kerja. Instrumen kebijakan seperti stimulus anggaran, insentif investasi, dan program pengembangan kompetensi telah terbukti efektif dalam menghasilkan lapangan kerja baru dan menjangkau kelompok rentan. Namun, keberhasilannya ditentukan oleh kualitas implementasi, sinkronisasi antar sektor, dan adaptasi pemerintah terhadap fluktuasi ekonomi global dan domestik. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan kebijakan yang holistik, adaptif, dan jangka panjang untuk memaksimalkan penciptaan lapangan kerja. Pemerintah disarankan untuk memprioritaskan pengembangan sektor-sektor unggulan seperti manufaktur, ekonomi digital, dan pertanian berteknologi tinggi, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan pelatihan kejuruan. Selain itu, menciptakan lingkungan investasi yang lebih mendukung sangat penting untuk ekspansi ekonomi, yang akan secara berkelanjutan menyerap angkatan kerja dan secara signifikan mengurangi pengangguran. berkelanjutan.
Copyrights © 2026