Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh dana pelatihan, modal usaha, motivasi, serta partisipasi anggota terhadap pengembangan sumber daya perempuan melalui Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Air Petai, Kecamatan Putri Hijau. Melalui pemanfaatan dana desa, program ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas serta kemandirian ekonomi perempuan di wilayah pedesaan secara berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif untuk menguji hubungan antar variabel secara empiris. Populasi penelitian mencakup 205 orang dengan sampel sebanyak 67 responden yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa variabel dana pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap pengembangan sumber daya perempuan, yang mengindikasikan bahwa ketersediaan dana saja tidak cukup tanpa pengelolaan program yang optimal. Sebaliknya, modal usaha memiliki pengaruh positif dan signifikan, mempertegas pentingnya akses finansial bagi usaha produktif. Variabel motivasi menunjukkan pengaruh signifikan dengan arah negatif, yang menandakan bahwa dorongan eksternal tanpa kesadaran pribadi belum mampu meningkatkan kapasitas secara nyata. Partisipasi anggota terbukti menjadi variabel yang paling dominan berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, keempat variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap pengembangan sumber daya perempuan dengan nilai F hitung sebesar 63,214. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,803 menunjukkan bahwa 80,3% variasi pengembangan sumber daya perempuan dapat dijelaskan oleh variabel-variabel dalam penelitian ini, sementara sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar penelitian.
Copyrights © 2026