ABSTRAK Latar Belakang: Tersedak pada bayi merupakan kondisi gawat darurat yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan hingga kematian jika tidak segera ditangani. Kurangnya pengetahuan ibu dalam penanganan tersedak menjadi faktor risiko utama. Tujuan: untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan metode simulasi terhadap peningkatan kemampuan ibu dalam menangani kejadian tersedak pada bayi. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan pendekatan pretest and posttest without control group. Sampel terdiri dari 38 ibu yang memiliki bayi, dipilih dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi keterampilan dalam simulasi penanganan tersedak. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon. Hasil: Penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan ibu secara signifikan setelah diberikan edukasi, dengan p-value sebesar 0,000 (p < 0,05). Sebelum intervensi, 86,8% responden berada pada kategori kurang, sedangkan setelah intervensi, 86,8% berada pada kategori baik. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode simulasi efektif dalam meningkatkan keterampilan ibu dalam menangani kejadian tersedak pada bayi. Kesimpulan: Edukasi dengan metode simulasi dapat meningkatkan kemampuan ibu dalam menangani bayi tersedak secara signifikan. Kata kunci: Edukasi, Metode Simulasi, Tersedak Bayi
Copyrights © 2025