Perbedaan waktu penangkapan merupakan salah satu faktor operasional yang diduga memengaruhi hasil tangkapan alat tangkap tradisional, termasuk tempirai yang banyak digunakan oleh nelayan di perairan Desa Kedotan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi. Namun, informasi ilmiah mengenai pengaruh waktu penangkapan terhadap hasil tangkapan tempirai masih terbatas. Penelitian ini bertujuan membandingkan hasil tangkapan alat tangkap tempirai pada waktu penangkapan siang dan malam. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental fishing dengan pengumpulan data berat, jumlah, dan komposisi spesies ikan hasil tangkapan. Perbedaan hasil tangkapan siang dan malam dianalisis menggunakan uji-t, sedangkan struktur komunitas ikan dianalisis secara deskriptif melalui indeks keanekaragaman (H’), keseragaman (E), dan dominansi (C). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap tempirai menangkap 12 spesies ikan. Nilai indeks keanekaragaman pada waktu siang dan malam tergolong sedang, indeks keseragaman tergolong tinggi, dan indeks dominansi tergolong rendah, yang menunjukkan tidak adanya spesies yang mendominasi komunitas ikan. Hasil uji-t menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan (P>0,05) antara hasil tangkapan siang dan malam berdasarkan jumlah maupun berat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perbedaan waktu penangkapan siang dan malam tidak berpengaruh signifikan terhadap hasil tangkapan alat tangkap tempirai di perairan Desa Kedotan, Kabupaten Muaro Jambi.
Copyrights © 2025