Literasi membaca merupakan kompetensi dasar yang penting bagi keberhasilan belajar siswa sekolah dasar. Namun, rendahnya kemampuan membaca siswa menunjukkan perlunya inovasi dalam strategi pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis game edukasi dalam meningkatkan literasi membaca siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilakukan di dua sekolah dasar di wilayah Sukabumi, yaitu SDN Cibeureum Hilir CBM Kota Sukabumi dan SDN Ngaweng Kabupaten Sukabumi. Subjek penelitian meliputi guru kelas, siswa kelas III–V, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pembelajaran berbasis game edukasi yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiatan membaca serta menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan. Penggunaan game edukasi, baik digital maupun non-digital, terbukti memberikan dampak positif terhadap literasi membaca siswa pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Siswa menunjukkan peningkatan dalam pemahaman teks, penguasaan kosakata, motivasi membaca, serta keterampilan membaca secara lisan. Keberhasilan implementasi pembelajaran ini juga dipengaruhi oleh faktor kontekstual seperti dukungan sekolah, kreativitas guru, serta ketersediaan sarana pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap pengembangan kajian manajemen pembelajaran berbasis game edukasi serta implikasi praktis bagi guru dalam mengembangkan strategi pembelajaran Bahasa Indonesia yang lebih inovatif untuk meningkatkan literasi membaca siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026