Penelitian ini dilatarbelakangi oleh ditemukan gejala menurunnya akhlak peserta didik dikarenakan sopan santun peserta didik yang kini sudah mulai memudar, di antaranya cara berbicara sesama mereka, perilakunya terhadap guru dan orang tua, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat, kata-kata kotor yang tidak sepantasnya diucapkan oleh anak seusianya seringkali terlontar. Sikap ramah terhadap guru ketika bertemu dan penuh hormat terhadap orangtua pun tampaknya sudah menjadi sesuatu yang sulit ditemukan di kalangan anak usia sekolah ini. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh lingkungan sekolah di SMPN 194 Jakarta dalam menumbuhkembangkan akhlak. Hipotesis yang peneliti ajukan adalah Ha: Ada Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Akhlak Peserta Didik di SMP Negeri 194 Jakarta, besar pengaruh nya terbilang sedang/cukupan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menggunakan metode korelasi kuantitatif. Dengan menggunakan metode pengambilan simple random sampling berjumlah 39 peserta didik SMP Negeri 194 Jakarta, serta dilengkapi dengan teknik pengumpulan data, observasi, dokumentasi. Sedangkan dalam menganalisis menggunakan teknik korelasi product moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika dilihat dari uji koefisien product moment menghasilkan “rxy” atau “ro” sebesar 0,512 , sedangkan “rt” pada tabel signifikan 5% = 0,320 dan taraf signifikan 1% = 0,413 dengan demikian dapat diketahui bahwa bahwa “ro”>”rt” baik pada signifikan 5% maupun 1%. Maka berdasarkan hasil tersebut Hipotesis Alternatif (Ha) diterima atau disetujui dan Hipotesis Nihil (Ho) ditolak atau tidak disetujui. Berdasarkan penelitian ini maka dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Lingkungan Sekolah Terhadap Akhlak Peserta Didik di SMP Negeri 194 Jakarta.
Copyrights © 2026