Keragaman pangan minimum atau minimum dietary diversity (MDD) merupakan indikator penting kualitas konsumsi pangan anak usia 6-23 bulan. Pemenuhan MDD berperan dalam mendukung pertumbuhan optimal dan pencegahan malnutrisi, termasuk stunting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemenuhan MDD pada anak usia 6-23 bulan di Indonesia. Data yang digunakan adalah data Survei Kesehatan Indonesia 2023 dengan desain potong lintang. Subjek penelitian adalah 17.991 anak usia 6-23 bulan. Analisis yang dilakukan menggunakan regresi logistik biner dengan penyesuaian desain complex samples. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang meningkatkan peluang pemenuhan MDD secara signifikan meliputi usia anak 12-23 bulan, jenis kelamin perempuan, pendidikan ibu dan ayah yang lebih tinggi, pengetahuan ibu tentang stunting, kunjungan antenatal care ≥4 kali sesuai kriteria K4, kunjungan nifas yang lengkap, serta status sosial-ekonomi rumah tangga yang lebih baik. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan, status sosial-ekonomi, dan akses layanan kesehatan merupakan determinan penting dalam pemenuhan MDD, dengan pengetahuan ibu tentang stunting sebagai faktor tambahan yang berperan positif dalam keragaman pangan anak.
Copyrights © 2026