Integrasi keserdasan buatan (Artificial Intelegence/AI) dalam sistem kesehatan berkembang pesat dan menawarkan potensi signifikan dalam peningkatan mutu layanan, efisiensi proses klinis, dan personalisasi terapi. Namun, pemanfaatannya menimbulkan tantangan etis dan privasi yang tidak dapat diabaikan, terutama terkait perlindungan data pribadi, transparansi algoritma, akuntabilitas keputusan klinis, serta penghormatan terhadap otonomi pasien. Artikel tinjauan ini membahas isu-isu utama dalam etika dan privasi AI di layanan kesehatan, meliputi risiko bias dan ketidaksetaraan akses, kebutuhan informed consent yang bermakna, serta pentingnya tata kelola dan regulasi yang adaptif di stingkat global. Pendekatan multidisipiner dan kerangka kebijakan yang kuat diperlukan untuk menjamin bahwa penerapan AI berlangsung secara bertanggung jawab, berkeadilan, dan tetap menjaga kepercayaan pasien. Dengan keseimbangan antara inovasi dan perlindungan hak asasi individu, AI berpotensi menjadi komponen kunci dalam mewujudkan sistem kesehatan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025