AbstractThis study aims to examine the transformation of informal education as a strategy for strengthening community skills through a community-based approach. The research employed a qualitative descriptive design. The findings reveal that informal education has transformed from incidental activities into more structured, participatory, and community-oriented programs. The integration of digital technology and collaboration between educational institutions and local communities emerged as key supporting factors. Informal education contributes significantly to improving social skills, digital literacy, entrepreneurial abilities, and the reinforcement of social and cultural values. However, challenges such as limited human resources, funding constraints, and diverse educational backgrounds of participants remain. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji transformasi pendidikan informal sebagai strategi penguatan keterampilan masyarakat berbasis komunitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan informal mengalami transformasi dari kegiatan yang bersifat insidental menjadi program yang lebih terencana, partisipatif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Pemanfaatan teknologi digital dan kolaborasi antara lembaga pendidikan dan komunitas menjadi faktor pendukung utama dalam transformasi tersebut. Pendidikan informal berkontribusi signifikan dalam meningkatkan keterampilan sosial, literasi digital, keterampilan kewirausahaan, serta penguatan nilai sosial dan budaya masyarakat. Namun, pelaksanaan pendidikan informal masih menghadapi hambatan berupa keterbatasan sumber daya manusia, pendanaan, dan variasi latar belakang pendidikan peserta.
Copyrights © 2025