Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika internal dan transformasi pengaruh politik Muhammadiyah di Indonesia dalam satu dekade terakhir. Menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis, penelitian ini menelaah 20 artikel jurnal terakreditasi dan dokumen relevan (2015-2025). Hasil penelitian menemukan adanya pergeseran strategi fundamental dari politik praktis-elektoral menuju "politik kebangsaan" yang bersifat substantif. Melalui konsep Darul Ahdi Wa Syahadah, Muhammadiyah menegaskan peranannya dalam "Jihad Konstitusi" dan advokasi kebijakan publik tanpa berafiliasi dengan partai politik tertentu. Studi ini menyimpulkan bahwa Muhammadiyah berhasil mentransformasi modal sosial-keagamaan menjadi kekuatan penyeimbang demokrasi yang efektif melalui jalur legislasi dan yudisial, bukan sekadar mobilisasi massa. Strategi diaspora kader dan netralitas aktif (equidistance) menjadi kunci resiliensi organisasi di tengah polarisasi politik nasional. Kata Kunci : Muhammadiyah, Politik Kebangsaan, Studi Pustaka, Jihad Konstitusi, Civil Society.
Copyrights © 2025