Keamanan siber menjadi garis depan pertahanan data strategis di tengah gelombang digitalisasi yang kian masif. Ini terutama berlaku untuk lembaga pemerintah yang menangani informasi penting. Dengan mengelola data tentang produksi, distribusi, dan ketersediaan makanan, Pusat Data dan Informasi Pangan-Badan Pangan Nasional RI memainkan peran penting dalam memastikan ketahanan pangan. Sayangnya, ada perbedaan yang signifikan dalam kesadaran dan kesiapan untuk keamanan informasi. Ini merupakan ancaman nyata di era serangan siber yang semakin terarah dan canggih. Tim dari pengabdian kepada masyarakat menghadapi tantangan ini dengan membuat solusi yang mencakup transformasi total, bukan hanya pelatihan. Selama enam bulan, upaya kerja sama dan teknologi digunakan untuk meningkatkan keterampilan, membuat kebijakan, dan meningkatkan infrastruktur keamanan digital. Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta tentang ancaman siber, tetapi juga meningkatkan komitmen institusional untuk menerapkan kebijakan keamanan informasi yang sesuai dengan standar internasional. Program ini menunjukkan bahwa membangun ketahanan digital memerlukan manusia, bukan alat semata. Pemahaman dan budaya keamanan meningkat, pertahanan institusi pun menjadi lebih kuat
Copyrights © 2025