Lemahnya kekuatan identitas merek dan kemasan produk pada pelaku usaha kecil di Rungkut Kidul, khususnya UMKM Gading, berdampak pada daya saing produk di pasar digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan UMKM Gading dalam mengembangkan branding dan inovasi kemasan berbasis digital guna menarik minat konsumen dan memperluas jangkauan pasar. Metode yang digunakan melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang menekankan partisipasi aktif pelaku UMKM dalam setiap tahapan kegiatan. Serangkaian kegiatan dilaksanakan dalam kurun waktu satu bulan, mulai FGD, pendampingan branding digital, pembaruan kemasan dan rebranding produk, produksi konten promosi dan praktik fotografi produk, hingga tahap evaluasi. Kegiatan melibatkan satu kelompok mitra yaitu UMKM Gading, yang menerima pendampingan secara intensif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya respon positif oleh pelaku usaha terkait branding, kemasan, dan pemasaran digital, serta menghasilkan aset digital baru seperti logo, akun media sosial, katalog WhatsApp Bussiness, dan website yang mendukung promosi produk. Masyarakat mitra dapat merasakan manfaat langsung berupa peningkatan keterampilan promosi digital dan penguatan identitas usaha. Secara keseluruhan, kegiatan ini menjadi strategi branding digital berbasis partisipatif yang mampu memberdayakan pelaku UMKM untuk bersaing di era digital secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025