Kegiatan pengabdian ini melibatkan 15 ibu hamil sebagai subjek utama, kader kesehatan, dan mahasiswa KKN UNSOED. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus pemahaman masyarakat mengenai stunting, yang mencakup penyebab, dampak, serta cara pencegahan stunting. Metode sosialisasi menggunakan pendekatan partisipatif melalui focus group discussion (FGD), dan sosialisasi dilakukan dengan ceramah interaktif menggunakan media PowerPoint, leaflet, video edukatif, serta pretest dan posttest menggunakan Google Form. Analisis perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman peserta dengan skor rata-rata meningkat dari 7,07 menjadi 8,07 (p = 0,026). Jumlah ibu dalam kategori “baik” meningkat dari 53,33% menjadi 66,67%, dan tidak ada lagi peserta pada kategori “kurang”. Selain itu, miskonsepsi kritis berhasil dieliminasi sepenuhnya. Dengan demikian, program edukasi berbasis partisipasi terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil, sekaligus berpotensi mendukung pencegahan stunting di Desa Pingit.
Copyrights © 2025