Desa Konaweha merupakan wilayah pesisir yang belum memiliki ekosistem mangrove, sehingga rentan terhadap erosi dan kerusakan lingkungan pesisir. Kegiatan penanaman pohon mangrove ini bertujuan untuk melestarikan lingkungan pesisir dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem mangrove. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan menanam 100 bibit Pohon Mangrove di sepanjang pemecah ombak di pesisir pantai Desa Konaweha. Kegiatan melibatkan 24 peserta yang terdiri dari Aparat Desa, Mahasiswa, dan Masyarakat Umum. Penanaman dilakukan dengan pola tunggal dan jarak tanam 1 meter menyesuaikan jadwal pasang surut air laut agar bibit memiliki tingkat keberhasilan yang tinggi. Hasil monitoring awal menunjukkan tingkat kelangsungan hidup bibit mencapai 80–90 persen, yang menunjukkan keberhasilan metode dan lokasi penanaman yang tepat. Kegiatan ini tidak hanya memperbaiki kondisi lingkungan pesisir tetapi juga meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dan mahasiswa dalam pelestarian alam. Dapat disimpulkan bahwa keterlibatan masyarakat secara langsung dalam penanaman mangrove merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan rehabilitasi ekosistem pesisir di Desa Konaweha.
Copyrights © 2025