Jurnal Abdimas Indonesia : Jurnal Abdimas Indonesia
Vol. 5 No. 4 (2025)

Penyuluhan Bahan Berbahaya Kosmetik di Apotek Universitas Sari Mutiara Medan

Yosy Cinthya Eriwaty Silalahi (Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Indonesia)
Suharyanisa Suharyanisa (Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Indonesia)
Christica Ilsanna Surbakti (Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Indonesia)
Monica Suryani (Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Indonesia)
Niat Febriyanti Harefa (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Indonesia)
Resty Aulia (Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Indonesia)
Eva Dian Sari Marbun (Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker, Fakultas Farmasi dan Ilmu Kesehatan, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Medan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
02 Oct 2025

Abstract

Peredaran kosmetik mengandung bahan kimia berbahaya seperti merkuri, hidrokuinon, dan pewarna sintesis masih sering terjadi di masyarakat. Ibu rumah tangga menjadi salah satu kelompok paling rentan karena kurangnya pengetahuan mengenai kandungan dan legalitas produk kosmetik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman ibu rumah tangga terhadap pentingnya memilih kosmetik yang aman dan terdaftar di BPOM. Metode yang digunakan adalah penyuluhan langsung melalui pemaparan materi, demonstrasi, dan praktik pengecekan nomor registrasi produk menggunakan situs resmi BPOM. Kegiatan dilaksanakan di Apotek Universitas Sari Mutiara Indonesia oleh tim mahasiswa dan dosen farmasi. Hasil menunjukkan bahwa 100% peserta mengikuti praktik pengecekan produk, 75% mencatat materi, dan 90% menunjukkan respons positif. Meski hanya 25% peserta aktif bertanya, antusiasme keseluruhan tergolong tinggi. Edukasi ini terbukti meningkatkan literasi keamanan kosmetik serta mendorong peserta untuk lebih selektif dan kritis dalam memilih produk. Kesimpulannya, penyuluhan ini efektif membangun kesadaran masyarakat terhadap risiko kosmetik berbahaya dan dapat dijadikan model edukasi berkelanjutan dalam pengabdian masyarakat bidang kesehatan.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jai

Publisher

Subject

Religion Agriculture, Biological Sciences & Forestry Humanities Computer Science & IT Economics, Econometrics & Finance Education Languange, Linguistic, Communication & Media Library & Information Science Other

Description

JAI: Jurnal Abdimas Indonesia (ISSN 2797-2887) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini ...