Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Desa Lamunre Tengah, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, dengan tujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat dan efektivitas layanan administrasi desa melalui implementasi aplikasi Digitalisasi Desa (DIGIDES). Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 61 Universitas Islam Negeri Palopo tahun 2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD), yang menitikberatkan pada pemanfaatan aset lokal seperti perangkat desa, tokoh masyarakat, dan jaringan sosial dalam mendukung transformasi digital desa. Kegiatan dilaksanakan melalui tahap sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi terhadap penggunaan aplikasi DIGIDES. Peserta terdiri atas 35 warga dari empat dusun, termasuk perangkat desa, kader PKK, pemuda karang taruna, dan masyarakat umum. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam menggunakan aplikasi untuk pembuatan surat keterangan dan layanan administrasi lainnya, dengan rata-rata waktu pelayanan berkurang dari 15 menit menjadi kurang dari 5 menit. Selain itu, terjadi perubahan perilaku warga dari layanan manual menuju layanan digital, serta penguatan kapasitas aparatur desa dalam tata kelola berbasis teknologi. Kegiatan ini menegaskan bahwa pendekatan ABCD efektif dalam memperkuat keterlibatan masyarakat, membangun kemandirian digital, dan mempercepat proses transformasi menuju desa cerdas (smart village). Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini memberikan model partisipatif yang dapat direplikasi untuk mendukung keberlanjutan program digitalisasi di desa-desa lain.
Copyrights © 2025