Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat tata kelola keuangan Masjid Nur Assalam Kota Palopo dan meningkatkan literasi keuangan anak-anak TPA melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Program berlangsung selama satu bulan (13 Agustus–11 September 2025) dengan tahap inkulturasi, desain, pelatihan pencatatan keuangan berbasis spreadsheet, dan pembelajaran literasi keuangan menggunakan permainan serta simulasi. Sebanyak 4 pengurus masjid dan 23 anak TPA berpartisipasi aktif. Hasil menunjukkan pengurus mampu menyusun laporan keuangan bulanan yang rapi dan transparan, serta terjadi peningkatan infak rata-rata sebesar 10% selama periode pelaporan tiga minggu setelah publikasi laporan. Pada anak-anak, skor literasi keuangan meningkat signifikan dari 58 menjadi 78, diiringi perubahan perilaku menabung dan kesadaran bersedekah. Model pendampingan ini sukses memanfaatkan kekuatan komunitas pengurus, guru, dan orang tua sebagai agen perubahan, sehingga meningkatkan kapasitas internal dan budaya transparansi keuangan yang berkelanjutan. Temuan ini mendukung replikasi program sejenis di masjid lain sebagai strategi kemandirian pengelolaan keuangan dan pembinaan literasi keuangan generasi muda berbasis komunitas.
Copyrights © 2025