Desa Wisata Segajih memiliki potensi alam dan budaya yang kaya, namun pengelolaan destinasi yang belum optimal menyebabkan daya tariknya belum sepenuhnya tergali. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik Desa Wisata Segajih melalui pelatihan manajemen pengelolaan destinasi bagi para pengelola lokal. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif, di mana pelatihan dirancang untuk mengintegrasikan konsep sustainable tourism, strategi pemasaran, pengelolaan fasilitas, serta peningkatan kualitas pelayanan berbasis hospitality. Pelatihan melibatkan pengelola desa wisata, pelaku usaha lokal, dan perwakilan masyarakat. Materi disusun secara sistematis, meliputi perencanaan destinasi, teknik promosi digital, pengelolaan atraksi wisata, hingga strategi menjaga kelestarian lingkungan dan budaya. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner skala Likert untuk mengukur persepsi peserta terhadap relevansi, kelengkapan, dan kemanfaatan materi, serta kualitas penyampaian oleh pemateri.Hasil analisis menunjukkan bahwa peserta memberikan penilaian sangat positif terhadap pelatihan, dengan rata-rata skor di atas 4,5 dari skala 5 untuk indikator relevansi materi, kompetensi pemateri, dan kebermanfaatan sesi diskusi. Peserta merasa materi mudah dipahami, dapat diaplikasikan langsung, dan membantu dalam memberikan pemahaman kepada pihak terkait. Permintaan tambahan materi menunjukkan adanya minat untuk memperdalam topik tertentu, seperti pengelolaan event wisata dan pemasaran internasional.
Copyrights © 2025