Kemampuan literasi merupakan salah satu kemampuan penting di era sekarang ini. Kemampuan literasi dasar di SDN 54 Lanipa Desa Bakti Kecamatan Ponrang Selatan Kabupaten Luwu ditemukan masih tergolong rendah akibat terbatasnya inovasi pembelajaran dan minimnya pelatihan guru dalam pengembangan media literasi berbasis kontekstual. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan inovasi pembelajaran literasi yang kreatif dan berbasis budaya lokal melalui pendampingan kolaboratif. Kegiatan dilaksanakan dalam program Kuliah Kerja Nyata Tematik Universitas Islam Negeri Palopo selama Juli hingga Agustus 2025 dengan melibatkan tiga guru dan dua puluh lima siswa sekolah dasar. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan penelitian tindakan partisipatif yang meliputi tahap identifikasi masalah, pelatihan, pendampingan, implementasi, dan refleksi bersama. Media pembelajaran yang dikembangkan meliputi media Pop-Up Book, buku cerita lokal “Perjuangan setelah Kemerdekaan” Kahar Mudzakkar, dan modul ajar Bahasa Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam merancang media literasi. Guru menjadi lebih kreatif dan reflektif dalam mengajar, sedangkan siswa lebih aktif, antusias, dan mampu memahami bacaan dengan baik. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis kolaborasi dan budaya lokal efektif dalam meningkatkan kompetensi guru, menumbuhkan budaya literasi di sekolah, serta memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pendidikan berbasis komunitas.
Copyrights © 2026