Upaya mewujudkan lingkungan sosial yang aman, inklusif, dan setara bagi perempuan dan anak merupakan agenda strategis dalam pembangunan masyarakat desa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas warga dalam menciptakan lingkungan yang responsif gender dan ramah anak melalui pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Pengabdian dilaksanakan di Desa Tarengge dengan melibatkan perangkat desa, kelompok perempuan, pemuda, anak-anak, dan elemen masyarakat lainnya. Metode ABCD digunakan untuk menggali, mengidentifikasi, dan mengoptimalkan potensi aset lokal sebagai dasar pembangunan sosial. Hasil pelaksanaan program menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pola asuh ramah anak, kesetaraan peran dalam keluarga, dan pentingnya perlindungan terhadap perempuan dan anak. Selain itu, kegiatan edukatif, keagamaan, dan sosialisasi yang dilakukan berhasil memperkuat kolaborasi antarwarga dan menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap program desa ramah perempuan dan anak. Pengabdian ini diharapkan, mampu menghasilkan dampak yang lebih berkelanjutan dan memperkuat fondasi desa untuk menjadi ruang yang aman, memeluk, dan memberdayakan seluruh warganya.
Copyrights © 2025