Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang serta menumbuhkan nilai-nilai karakter pada siswa di SMP N 9 Satu Atap Wadaslintang. Program ini dilatarbelakangi oleh minimnya akses siswa terhadap bahasa asing selain bahasa Inggris dan urgensi penguatan karakter remaja di tengah tantangan digital. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pembelajaran interaktif selama empat minggu yang mencakup pengenalan budaya, alfabet dasar, dan percakapan sederhana dengan dukungan modul ajar khusus. Peserta kegiatan ini adalah 16 siswa kelas 7. Hasil evaluasi melalui tes tertulis dan praktik lisan menunjukkan peningkatan pemahaman dasar bahasa Jepang serta dampak positif pada karakter disiplin, tanggung jawab, dan sopan santun. Kesimpulannya, integrasi budaya asing dalam pembelajaran dapat menjadi sarana efektif untuk internalisasi nilai karakter yang berkelanjutan bagi siswa di daerah perdesaan.
Copyrights © 2026