Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Vol 5 No 5 (2025): JPMI - Oktober 2025

Asesmen Kualitas Air Kolam Budidaya Ikan Nila di Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua: Pendekatan Deskriptif-Kuantitatif Berbasis SNI 7550:2009

Fandi Arapenta Ginting (Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih, Indonesia)
Patrick Marcell Fandy (Department of Civil, Environmental, and Geo-Engineering, University of Minnesota, Amerika Serikat)
Anton Yudi Umsini Putra (Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih, Indonesia)
Rahmat Indrajati (Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih, Indonesia)
Djuardrensi Patabang (Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih, Indonesia)
Lia Medy Tandy (Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih, Indonesia)
Felice Deglardini Wopari (Program Studi Geofisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengatahuan Alam, Universitas Cenderawasih, Indonesia)
Bodian Davin Panggabean (Program Studi Teknik Pertambangan, Fakultas Teknik, Universitas Cenderawasih, Indonesia)



Article Info

Publish Date
22 Nov 2025

Abstract

Sejak tahun 2021 telah terjadi penurunan produksi ikan nila di Kelurahan Koya Timur, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Papua. Hal ini diduga terkait dengan kualitas air kolam yang belum sesuai standar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menilai kualitas air kolam budidaya ikan nila milik kelompok tani Koya Timur. Asesmen dilakukan menggunakan parameter Standar Nasional Indonesia (SNI) 7550:2009, meliputi suhu, pH, oksigen terlarut, amoniak, dan kecerahan, dengan metode deskriptif kuantitatif melalui uji sampel pada delapan kolam dari total enam belas kolam, selama tiga minggu. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa parameter suhu rata-rata masih sesuai dengan standar, yaitu sebesar 29,9°C. Namun, ditemukan satu kolam dengan pH tidak sesuai, yaitu sebesar 9,05. Mayoritas kolam memiliki kadar oksigen terlarut rendah sebesar 2,2mg/L, seluruh kolam menunjukkan kadar amoniak tinggi sebesar 0,25mg/L, serta rata-rata kolam memiliki kecerahan di bawah standar yaitu sebesar 28,1cm. Temuan ini menegaskan perlunya upaya perbaikan manajemen kualitas air, antara lain dengan pemantauan pH rutin, penggunaan aerator atau kincir air, penanaman tumbuhan akuatik seperti Lemna minor untuk menurunkan amoniak, serta penerapan filtrasi sederhana.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jpmi

Publisher

Subject

Humanities Education Engineering Public Health Social Sciences

Description

Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. JPMI terbit dua bulan sekali, yaitu ...