Serangga merupakan komponen penting dalam ekosistem perkebunan karena berperan sebagai penyerbuk, pengurai bahan organik, dan predator alami hama tanaman. Namun, pemahaman siswa sekolah dasar mengenai fungsi ekologis serangga masih rendah dan sering dipengaruhi persepsi negatif yang menganggap serangga hanya sebagai hama. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang menghubungkan konsep biologi dengan lingkungan nyata agar siswa dapat memahami peran serangga secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang serangga dan kesadaran lingkungan bagi siswa kelas VI SDN Pasauran 1 melalui edukasi peran serangga sebagai komponen ekosistem perkebunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 37 siswa yang dipilih melalui teknik total sampling. Prosedur penelitian meliputi pemberian pretes, pembelajaran kontekstual melalui ceramah interaktif dan diskusi yang dikaitkan dengan lingkungan perkebunan sekitar, serta postes untuk mengukur peningkatan pemahaman. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif melalui perhitungan rata-rata nilai dan N-gain. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretes 61,35 meningkat menjadi 79,73 pada postes dengan nilai N-gain 0,48 (kategori sedang). Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi mengenai serangga sebagai komponen ekosistem perkebunan cukup efektif dalam meningkatkan kesadaran lingkungan bagi siswa sekolah dasar.
Copyrights © 2026