Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia. Lingkungan padat seperti pondok pesantren memiliki risiko tinggi terhadap penularan TB karena tingginya kepadatan hunian dan sirkulasi udara yang buruk. Deteksi dini melalui kegiatan skrining gejala menjadi langkah penting dalam pencegahan penyebaran penyakit ini. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi proporsi santri terduga TB berdasarkan hasil skrining gejala di Pondok Pesantren X Kota Kediri. Metode kegiatan ini berupa studi deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Subjek berjumlah 90 santri yang mengikuti skrining gejala TB. Data dikumpulkan menggunakan aplikasi e-TIBI. Hasil skrining menunjukkan bahwa 72,2% santri termasuk dalam kategori terduga TB. Perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan diagnostik lanjutan, perbaikan sistem ventilasi, serta penguatan upaya edukasi dan kemitraan dengan layanan kesehatan. Deteksi dini di lingkungan pesantren harus menjadi bagian dari strategi eliminasi TB berbasis komunitas.
Copyrights © 2025