Limbah rumah tangga merupakan salah satu sumber pencemaran yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat apabila tidak dikelola dengan benar. Desa Morosi termasuk wilayah dengan aktivitas rumah tangga yang tinggi apalagi berada di sekitaran kawasan industri pertambangan, sehingga risiko pencemaran semakin besar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengelola sampah rumah tangga melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan demonstrasi pengolahan sampah berbasis konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Metode yang digunakan adalah desain pre-test dan post-test pada 22 responden. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana pada pre-test masih terdapat 18,18% responden dengan kategori cukup, sementara setelah penyuluhan hampir seluruh peserta (95,45%) berada pada kategori baik. Dari kegiatan inilah terbukti bahwa penyuluhan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang cara yang benar untuk mengelola limbah rumah tangga. Penyuluhan ini berperan sebagai metode edukatif dan membuktikan bahwa penyuluhan dapat digunakan untuk mendorong kesadaran dan praktik pengelolaan limbah rumah tangga yang ramah lingkungan di masyarakat.
Copyrights © 2026