Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Efektivitas Sistem Proteksi Kebakaran Pasif di Gedung Jantung Terpadu Rumah Sakit Umum Daerah dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Gedung ini dikategorikan berisiko tinggi karena penggunaan gas medis, peralatan listrik bertegangan tinggi dan adanya pasien dengan keterbatasan mobilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan dan analisis komparatif, membandingkan kondisi sarana Sistem Proteksi Kebakaran Pasif dengan standar peraturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) yang berlaku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sistem Proteksi Kebakaran Pasif belum sepe nuhnya efektif. Ditemukan bahwa elemen vital seperti fire door dan dinding tahan api tidak memiliki sertifikasi uji laboratorium yang membuktikan ketahanan sesuai standar. Selain itu, sarana evakuasi seperti tangga darurat dan ramp masih kekurangan kelengkapan keselamatan, termasuk tidak adanya safety walk dan titik kumpul belum memenuhi kriteria bebas hambatan.
Copyrights © 2026