Pengabdian ini bertujuan untuk menganalisis akar penyebab kecelakaan tambang yang melibatkan tabrakan antara dua dump truck di area hauling PT. Pinggan Wahana Pratama Site Singlurus Pratama Argosari. Pengabdian ini dilakukan berdasarkan hasil observasi lapangan, wawancara dengan saksi, dan analisis dokumen investigasi internal perusahaan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penyebab langsung kecelakaan adalah tindakan tidak aman berupa kecepatan berlebih (>80 km/jam), kelalaian dalam mengantisipasi jarak pandang terbatas di area tikungan dan berhenti di area hauling yang tidak semestinya (area tidak aman). Faktor dasar yang memengaruhi adalah lemahnya disiplin terhadap prosedur kecepatan maksimal, kelelahan operator akibat jam kerja panjang dan kurangnya pengetahuan terhadap potensi bahaya berhenti ditempat yang tidak aman tanpa memberikan informasi yang cukup ke pengguna jalan hauling yang lain. Dari perspektif sistem manajemen, ditemukan kekurangan dalam pengawasan operasional dan ketidaktepatan jadwal inspeksi alat.Rekomendasi utama meliputi peningkatan pengawasan khususnya pada shift malam hingga dini hari untuk mendeteksi dan mengoreksi langsung perilaku tidak aman, dan penguatan budaya keselamatan melalui pelatihan berbasis perilaku. Pengabdian ini menegaskan pentingnya investigasi berbasis akar penyebab (root cause analysis) untuk mencegah terulangnya kecelakaan serupa di area hauling pertambangan batubara.
Copyrights © 2026