Industri minyak dan gas memiliki risiko tinggi terhadap keadaan darurat seperti kebakaran dan tumpahan bahan kimia. PT. XYZ, sebagai kilang minyak besar di Indonesia, perlu menerapkan Emergency Response Plan (ERP) yang efektif untuk memastikan keselamatan operasional dan perlindungan lingkungan. Penelitian ini mengevaluasi penerapan prosedur ERP di PT. XYZ dengan metode deskriptif-kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan tingkat kesesuaian implementasi ERP adalah 83.33% untuk Hierarchy of Command, 87.5% untuk Sumber Daya & Logistik, dan 100% untuk Pelatihan & Simulasi serta Standar & Regulasi. Meskipun ERP berjalan baik, terdapat kekurangan dalam aksesibilitas dokumen bagi mitra kerja dan sertifikasi Fireman yang belum merata. Perbaikan di area ini diperlukan untuk meningkatkan efektivitas ERP.
Copyrights © 2025