Produktivitas pekerja merupakan indikator penting dalam keberhasilan operasional perusahaan. Dalam industri dengan risiko tinggi seperti pengolahan kelapa sawit, pengawasan kerja dan penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi kunci untuk menjaga keselamatan dan meningkatkan produktivitas tenaga kerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh dari pengawasan kerja serta penerapan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) terhadap peningkatan produktivitas tenaga kerja di divisi produksi PT. Kutai Balian Nauli. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda. Sampel berjumlah 30 responden yang diambil melalui total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner dengan skala Likert dan data dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik pengawasan kerja maupun program K3 berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas, baik secara parsial maupun simultan. Program K3 memiliki pengaruh dominan dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 58,9%. Kesimpulannya, pengawasan kerja yang efektif dan pelaksanaan program K3 yang optimal secara nyata meningkatkan produktivitas pekerja. Oleh karena itu, perusahaan perlu terus memperkuat kedua aspek tersebut untuk mencapai kinerja yang maksimal.
Copyrights © 2025