Tuntutan pekerjaan yang tinggi dan kompleksitas tugas dapat meningkatkan beban kerja dan berpotensi menimbulkan stres kerja. Jika tidak ditangani dengan baik, stres kerja dapat berdampak pada kualitas pelayanan serta keselamatan pasien. Untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dengan stress kerja perawat di ruang rawat inap RSUD Beriman Balikpapan. Penelitian menggunakan kuantitatif korelasional dengan desain Cross-Sectional. Populasi seluruh perawat di ruang rawat inap RSUD Beriman Balikpapan sejumlah 56 teknik pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner beban kerja dari Nursalam (2017) dan kuesioner stres kerja menggunakan kuesioner Expanded The Nursing Stress Scale. Uji korelasi menggunakan Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukan tingkat beban kerja yang paling dominan adalah beban kerja sedang sebanyak 36 perawat (64,3%) dan tingkat stres kerja yang paling dominan adalah stres kerja sedang sebanyak 29 perawat (29%). Hasil uji statistik didapatkan nilai signifikan 0,000 atau <0,05 maka Ha diterima. Ada hubungan antara beban kerja dengan tingkat stres kerja perawat di Ruang Rawat Inap RSUD Beriman Balikpapan.
Copyrights © 2025