Kebakaran merupakan salah satu risiko signifikan yang dapat terjadi di lingkungan kerja, kususnya di area indutri. Alat pemadam api ringan (APAR) menjadi lini pertahanan awal dalam mengendalikan kebakaran tahap dini. Namun, keberadaan APAR tidak akan efektif tanpa adanya program inspeksi yang terstruktur, rutin dan terdokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pelaksanaan program inspeksi APAR di PT XYZ Balikpapan mencakup prosedur, frekuensi, pelaksana, dokumentasi, serta kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan tekhnik pengumpulan data melalui observasi langsung, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inspeksi APAR telah dilakukan secara berkala dan terdokuemntasi menggunakan form On the Spot Monitoring (OSM). Namun ditemukan beberapa temuan standar, masa isi ulang yang telah kadaluwarsa, dan ketidakterisian data visual. Kendala utama dalam keterbatasan waktu, dan sistem pelaporan manual. Penelitian ini merekomendasikan digitalisasi dokumentasi inspeksi serta peningkatan kesadaran pekerja terhadap fungsi APAR sebagai bagian dari budaya keselamatan kerja. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar evaluasi dan penguatan sistem proteksi kebakaran aktif di perusahaan.
Copyrights © 2025