Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam mencegah kecelakaan dan mendukung produktivitas, khususnya pada industri konstruksi yang memiliki tingkat risiko tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Budaya K3 dan Kinerja Pekerja terhadap Perilaku Bekerja Aman di PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel sebanyak 51 pekerja tetap dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–4 dan dianalisis dengan regresi linier berganda menggunakan SPSS versi 29, meliputi uji asumsi klasik, uji t, uji F, dan koefisien determinasi (R²). Hasil analisis menunjukkan bahwa Budaya K3 berpengaruh signifikan terhadap Perilaku Bekerja Aman (t-hitung 4,623 > t-tabel 2,009; sig. 0,000 < 0,05), sedangkan Kinerja Pekerja tidak berpengaruh signifikan secara parsial (t-hitung 0,081 < t-tabel; sig. 0,936 > 0,05). Secara simultan, Budaya K3 dan Kinerja Pekerja berpengaruh signifikan (F-hitung 10,664 > F-tabel 3,19; sig. 0,000 < 0,05) dengan kontribusi sebesar 27,6% terhadap variasi Perilaku Bekerja Aman. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan Budaya K3 menjadi strategi utama dalam meningkatkan perilaku aman pekerja, sedangkan kontribusi kinerja pekerja perlu dioptimalkan untuk mendukung keselamatan kerja secara menyeluruh.
Copyrights © 2025