Pekerjaan di ketinggian memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi sehingga penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi sangat penting. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan K3 pada pekerjaan ketinggian di Plant HSC PT XYZ Balikpapan dengan acuan Permenaker No. 9 Tahun 2016 dan Corporate Life Saving Rules (CLSR) Pertamina. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan checklist terhadap empat informan kunci. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman dan penerapan K3 mencapai 68,4%, dan perilaku kunci sebesar 60%. Namun ditemukan beberapa ketidaksesuaian, seperti tidak adanya fasilitas P3K, tidak dipasangnya barricade, serta penggunaan double hook yang tidak optimal. Disarankan agar perusahaan meningkatkan pelatihan, sosialisasi, pengawasan, dan dokumentasi. Dengan peningkatan tersebut, diharapkan risiko kecelakaan kerja di ketinggian dapat diminimalisir dan budaya keselamatan kerja semakin ditingkatkan di lingkungan kerja.
Copyrights © 2025