Industri pertambangan batubara menyimpan berbagai tantangan serius, terutama terkait keselamatan dan kesehatan kerja. Terdapat perkiraan yang menyatakan bahwa sekitar 88% kecelakaan disebabkan oleh perilaku tidak aman. Behaviour based safety merupakan salah satu upaya pendekatan untuk meningkatkan budaya keselamatan ditempat kerja. Namun, implementasi BBS tidak selalu berjalan tanpa tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keberhasilan program behaviour based safety yang telah diterapkan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan teknik pengumpulan data seperti wawancara dan observasi pada pekerja PT. Dermaga Perkasapratama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program behaviour based safety di PT Dermaga Perkasapratama telah berhasil memberikan pengaruh positif terhadap perilaku aman pekerja. Namun, keberhasilan tersebut bersifat parsial dan belum menyentuh seluruh dimensi organisasi secara mendalam. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi sebagai bahan perbaikan dan perkembangan dalam program behaviour based safety yang telah terlaksana.
Copyrights © 2025