Meningkatnya angka kecelakaan kerja, tindakan tidak aman, serta kejadian hampir celaka di tahun 2024 menjadi perhatian khusus terutama bagi Pemilik usaha. Ketika pekerja memiliki persepsi yang rendah terhadap pentingnya keselamatan, mereka cenderung mengabaikan prosedur atau standar operasional yang telah ditetapkan. Selain itu, Pekerjaan berisiko tinggi, karakteristik tugas yang berat dapat menjadi pengaruh menurunnya perilaku keselamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Persepsi dan faktor Pekerjaan terhadap perilaku keselamatan pada pekerja PT. XYZ Indonesia. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran angket kepada Pekerja Lapangan. Metode analisis data menggunakan Uji Analisis Regresi Logistik Biner dengan aplikasi software SPSS versi 31. Hasil analisis menunjukkan bahwa Persepsi tidak berpengaruh terhadap Perilaku Keselamatan (sig= 0.876), namun Faktor Pekerjaan memiliki pengaruh terhadap Perilaku Keselamatan (sig= 0.013). Saran untuk perusahaan yaitu untuk Meningkatkan pengawasan pada area kerja, mengevaluasi program K3 pada perusahaan serta melakukan asesmen psikososial pekerja.
Copyrights © 2025