Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara beban kerja dan stres kerja pada pekerja Divisi Distribusi di Perusahaan Umum Daerah Tirta Manuntung Balikpapan. Beban kerja yang tinggi berpotensi menimbulkan stres kerja yang berdampak pada produktivitas dan keselamatan kerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan korelasional. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner beban kerja berdasarkan metode NASA-TLX dan kuesioner stres kerja berdasarkan Permenaker No. 5 Tahun 2018. Jumlah sampel sebanyak 49 responden ditentukan menggunakan rumus Slovin. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara beban kerja dan stres kerja dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,719 dan signifikansi p = 0,000. Semakin tinggi beban kerja yang dirasakan pekerja, semakin tinggi pula tingkat stres kerja yang dialami. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar pengambilan keputusan bagi manajemen untuk melakukan perbaikan sistem kerja dan memperhatikan kesejahteraan karyawan.
Copyrights © 2025