Lingkungan kerja yang aman dan sehat merupakan fondasi dalam menunjang produktivitas dan kesejahteraan tenaga kerja. Namun, penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di berbagai sektor industri masih menghadapi tantangan, khususnya pada aspek inspeksi yang berperan penting dalam identifikasi potensi bahaya dan pencegahan kecelakaan kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program inspeksi K3 di PT. Sehati Mandiri Utama, sebuah perusahaan jasa boga yang melayani sektor pertambangan. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perusahaan telah memiliki SOP, jadwal inspeksi, petugas bersertifikat, dan checklist berbasis HIRADC. Inspeksi dilaksanakan secara sistematis dengan pelaporan yang terdokumentasi dan tindak lanjut melalui Corrective Action Plan. Keterlibatan pekerja aktif terlihat pada seluruh tahapan, yang memperkuat budaya keselamatan. Hambatan seperti keterbatasan ruang dan padatnya operasional diatasi melalui koordinasi lintas tim. Penelitian menyimpulkan bahwa implementasi program inspeksi di PT. Sehati Mandiri Utama telah sesuai regulasi dan efektif mendukung target zero accident, meski peningkatan kedisiplinan pekerja dan penguatan monitoring tetap diperlukan.
Copyrights © 2025