Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan sistem kebakaran aktif dan sistem kebakaran pasif di PT Chitra Paratama Kariangau Balikpapan sebagai upaya mitigasi risiko kebakaran di lingkungan kerja. Latar belakang penelitian ini dilandasi oleh tingginya angka kejadian kebakaran di sektor industri serta pentingnya pemenuhan standar keselamatan kerja yang tertuang dalam Permen PU No. 26/PRT/M/2008 dan Kepmenaker No.186/MEN/1999. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, checklist, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem proteksi kebakaran aktif seperti Alat Pemadam Api Ringan (APAR), hydrant, smoke detector, dan fire alarm memiliki tingkat kesesuaian sebesar 86,7% terhadap standar yang berlaku, dengan beberapa temuan ketidaksesuaian minor seperti label teknis yang tidak lengkap dan akses APAR yang terhalang. Sementara itu, penerapan sistem proteksi kebakaran pasif seperti fire door, jalur evakuasi, ruang aman, dan pengendali asap menunjukkan tingkat kesesuaian hanya 50%, dengan kekurangan signifikan pada fire door, ducting tahan api, dan fire damper. Secara keseluruhan, tingkat kesesuaian penerapan sistem proteksi kebakaran mencapai 72%.
Copyrights © 2026