Pada penelitian ini menganalisis managemen risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) petugas cleaning service di unit rawat inap rumah sakit XY. pada latar belakang mencakup peningkatan kecelakaan kerja di sektor kesehatan, paparan bahan kimia, limbah infeksius, lantai licin dan gangguan muskuloskeletal akibat beban kerja berat,sesuai data bpjs ketanagakerjaan 2024. Merupakan tujuan utama adalah mengidentifikasi bahaya, menilai tingkat risiko dan merumuskan pengendalian berdasarkan iso 3100 : 2018, metode yang digunakan metode kualitatif digunakan melalui observasi, wawancara, dengan 4 informan yang terdiri dari (petugas cleaning service, kepala kesehatan lingkungan, serta supervisior cleaning service) identifikasi bahaya yang di lakukan dengan klasifikasi unsafe action dan unsafe condition, diikuti penialian likelihood (skala 1-5) dan severity (skala1-5) untuk menghasilkan matriks risiko dari hasil penelitian menunjukkan ada nya 16 bahaya utama, serta didominasi oleh unsafe condition seperti keramik retak kabel berantakan dan safety box jebol, dengan risiko kebanyakan low hingga medium setelah pengendalian hieraki (eliminasi, subtusi,rekayasa, administrasi, APD) dengan ada nya tambahan perlu nya perbaikan fasilitas yang lebih memadai. Manajemen risiko hirarc efektif menurunkan insiden.
Copyrights © 2026