PT. Borneo Teknikal Indonesia menghadapi tantangan efisiensi tata graha pada area kerja operasional yang terpusat . Kondisi awal menunjukkan penumpukan dokumen, manajemen kabel yang buruk, dan kesulitan pencarian alat kerja yang berdampak pada risiko K3 serta inefisiensi waktu. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan 5R menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan evaluatif. Data dikumpulkan melalui observasi checklist, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pasca-intervensi: Ringkas meningkat dari 40% menjadi 100% (Sangat Baik), Rapi dari 20% menjadi 80% (Baik), dan Resik konsisten pada 100% (Sangat Baik). Sementara itu, aspek Rawat dan Rajin meningkat dari kategori Kurang menjadi 60% (Cukup). Disimpulkan bahwa penerapan 5R efektif memangkas waktu pencarian dokumen dari 15 menit menjadi kurang dari 1 menit dan menghilangkan potensi bahaya fisik, namun keberlanjutannya masih sangat bergantung pada pengawasan lisan manajemen akibat belum adanya SOP tertulis.
Copyrights © 2026