Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peran campur kode dalam mencerminkan dinamika penggunaan bahasa dalam masyarakat bilingual dan multilingual. Masalah dalam penelitian ini adalah bentuk campur kode berdasarkan unsur-unsur kebahasaan. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi dan mengelaborasi bentuk campur kode berdasarkan unsur-unsur kebahasaan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini merujuk pada teori bentuk campur kode berdasarkan unsur-unsur kebahasaan oleh Suwito (1983). Peneilitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menerapkan metode content analysis. Data penelitian ini berupa seluruh tuturan yang mengandung campur kode dalam saluran YouTube Raymond Chin. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik dokumentasi, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah data collection, data reduction, data display, dan conclusions. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan bentuk campur kode yang dominan berdasarkan unsur kebahasaan terdapat pada tataran kata dengan 63 data dari 106 data.
Copyrights © 2025