Jurnal Basataka (JBT)
Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025

MODALITAS TUTURAN MASYARAKAT PESISIR PULAU AY KECAMATAN BANDA

Muhammad Miftah Sabban (Universitas Banda Naira)
Fadly Kasdam (Universitas Banda Naira)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

Pesisir pulau Ay adalah daerah yang memiliki ciri khas yang berbeda dengan daerah lainnya. Kehidupan masyarakat di pesisir pulau Ay erat kaitannya dengan laut, sehingga terdapat banyak aspek budaya yang berkaitan dengan laut, seperti nelayan, perikanan, dan budaya makanan laut. Dalam tuturan masyarakat pesisir pulau Ay, terdapat penggunaan modalitas yang khas dan berbeda dengan tuturan masyarakat di daerah lain. Penelitian tentang penggunaan modalitas dalam tuturan masyarakat pesisir Pulau Ay dilakukan dengan tujuan untuk memahami bagaimana masyarakat pesisir menggunakan modalitas atau gaya bahasa non-literal dalam komunikasi sehari-hari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Metode kualitatif sebagai prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Prosedur yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menyiapkan alat bantu penelitian berupa telepon genggam yang digunakan untuk merekam percakapan atau tuturan masyarakat pesisir Pulau Ay dan buku catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model alir yang meliputi tiga komponen, yaitu 1) reduksi data; 2) penyajian data; dan 3) penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan modalitas probabilitas dalam tuturan masyarakat pesisir Pulau Ay sering kali mencerminkan cara mereka mengungkapkan keyakinan, kemungkinan, dan harapan terhadap berbagai aspek kehidupan, seperti hasil tangkapan ikan, cuaca, dan interaksi sosial. Penggunaan ungkapan yang menandakan ketidakpastian menunjukkan bagaimana mereka menghadapi lingkungan yang dinamis dan tidak terduga, serta mencerminkan adaptasi mereka terhadap kondisi yang sering berubah. Di sisi lain, modalitas usualitas menyoroti kebiasaan dan tradisi yang terinternalisasi dalam masyarakat. Tuturan yang menunjukkan kebiasaan atau norma sosial mencerminkan nilai-nilai yang dijunjung tinggi, seperti gotong royong, kearifan lokal, dan interaksi komunitas. Penggunaan modalitas ini tidak hanya berfungsi untuk menggambarkan tindakan yang biasa dilakukan, tetapi juga berfungsi sebagai penguat identitas dan solidaritas antaranggota masyarakat.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

BASATAKA

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Fokus dan cakupan Jurnal BASATAKA adalah penelitian dalam bidang Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Indonesia. The focus and scope of BASATAKA Journal is research in the fields of Education, Language, and Indonesian ...