Secara terang-terangan, melalui sinopsis buku antologi puisinya, yakni “Selamat Malam Kawan” Muhaimin Nurrizqy menuliskan bahwa bukunya tersebut sebagai wahana untuk menyampaikan kritik atas kondisi sosial kiwari. Atas alasan tersebut, tim penulis berusaha menelaah buku “Selamat Malam Kawan” karya Muhaimin Nurrizqy dengan tujuan mengangkat kritik sosial yang dibungkus dengan larik-larik tertentu oleh penulis di dalam buku tersebut melalui pendekatan teori sosiologi sastra Ian Watt bagian sastra sebagai refleksi sosial. Penelitian dilangsungkan secara kualitatif dengan pendekatan analitis-deskriptif untuk menerapkan cara pandang yang induktif dan rinci dalam menginterpretasikan kompleksitas suatu permasalahan sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kumpulan puisi tersebut merekam empat bentuk kritik sosial utama, yakni birokrasi pemerintah yang bobrok, kerusakan lingkungan akibat regulasi yang lemah, kekerasan aparat terhadap warga sipil, serta kemiskinan struktural yang menjerat masyarakat kelas bawah. Temuan ini menegaskan pandangan Ian Watt bahwa karya sastra lahir dari kondisi sosial masanya dan berfungsi sebagai sarana refleksi serta kritik terhadap struktur sosial yang tidak berpihak.
Copyrights © 2025