Penelitian ini mengkaji implikatur percakapan dalam video animasi EhLija episode “My Circle My Second Home” sebagai sumber data utama (unggah 15 Mei 2023, durasi ±61 menit). Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi jenis-jenis implikatur percakapan dan menganalisis pematuhan serta pelanggaran prinsip kerja sama Grice dalam dialog tokoh. Metode penelitian bersifat kualitatif deskriptif dengan pendekatan pragmatis; data dikumpulkan melalui teknik simak, catat, dan transkripsi, lalu dianalisis menggunakan model interaktif Miles & Huberman (reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan). Temuan utama menunjukkan dominasi pematuhan terhadap maksim kualitas dan relevansi sehingga tutur berfungsi memelihara kohesi dan solidaritas kelompok remaja. Pelanggaran maksim muncul namun bersifat fungsional mis. ejekan, ironi, dan pengurangan informasi yang dipakai sebagai strategi pengelolaan konflik, proteksi interpersonal, dan penguatan solidaritas internal. Implikatur muncul dalam variasi umum, khusus, kuat, dan lemah, masing-masing memiliki fungsi pragmatis dalam pengaturan afektif dan koordinasi praktis. Penelitian menegaskan peran bahasa remaja sebagai alat manajemen sosial-afektif dan merekomendasikan pemanfaatan temuan untuk pengembangan literasi komunikasi dalam pendidikan serta intervensi konseling.
Copyrights © 2025