Memahami hubungan antara work-life balance dan kesehatan mental generasi Z menjadi krusial mengingat kelompok usia ini kini telah memasuki lingkungan tenaga kerja global. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan work-life balance terhadap kesehatan mental generasi Z di dunia pekerjaan. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif yang proses penulisannya dalam bentuk deskriptif. Teknik analisis data didapatkan melalui studi literatur dengan sumber Informasi yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance memiliki keseimbangan pekerjaan dan kesehatan mental generasi Z saling terkait. Keseimbangan yang baik berkorelasi dengan rendahnya stres dan burnout, tingginya kepuasan kerja, serta penurunan niat untuk berpindah kerja. Faktor seperti fleksibilitas kerja dan dukungan sosial di tempat kerja memainkan peran penting. Sebaliknya, ketidakseimbangan berkontribusi pada masalah kesehatan mental. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perusahaan perlu memprioritaskan work-life balance untuk meningkatkan kesehatan mental dan kinerja karyawan generasi Z. Kata kunci: Work Life Balance, Kesehatan Mental, Karyawan Gen Z.
Copyrights © 2025