Kemampuan berbicara merupakan kemampuan berbahasa Inggris yang kompleks, terutama untuk mahasiswa jurusan non-Bahasa Inggris yang memiliki waktu terbatas untuk belajar bahasa Inggris. Dalam penelitian ini, 101 mahasiswa Sistem Informasi tahun pertama di salah satu universitas negeri di Jawa Timur terlibat. Dengan menggunakan kuesioner open-ended, mahasiswa ditanya tentang persepsi mereka tentang kesulitan berbicara dan cara untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dari data yang diperoleh, ditemukan bahwa masalah tersebut dapat diklasifikasikan menjadi: 1) masalah yang berhubungan dengan diri mahasiswa (seperti merasa gugup, tidak percaya diri, dan takut salah); 2) masalah bahasa (seperti kosa kata, tata bahasa, kelancaran berbicara, dan pelafalan); 3) masalah yang berkaitan dengan lingkungan atau sosial (seperti kurangnya kesempatan untuk berlatih berbicara bahasa Inggris karena keterbatasan kesempatan dan input bahasa di luar kelas). Untuk mengatasi hal tersebut, para mahasiswa berpersepsi bahwa mereka dapat mengatasinya dengan cara berlatih berbicara lebih sering, mengontrol diri sebelum mulai berbicara, melakukan persiapan sebelum berbicara, menggunakan bantuan media untuk berlatih berbicara, menggunakan alih bahasa dari Bahasa Inggris ke Bahasa Indonesia, menggunakan bantuan gerak tubuh, dan berhenti berbicara ketika merasa sulit untuk berbicara. Kata kunci: Kesulitan, berbicara, Bahasa Inggris, strategi, persepsi siswa
Copyrights © 2023