Wilayah pesisir memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, namun juga menghadapi berbagai tantangan, seperti eksploitasi sumber daya, degradasi lingkungan, dan konflik sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan wilayah pesisir berbasis kearifan lokal dan inovasi guna menciptakan model keberlanjutan yang mencakup aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali konsep, hambatan, serta solusi dalam implementasi strategi pengelolaan pesisir yang inovatif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan serta praktik terbaik dalam tata kelola wilayah pesisir yang berkelanjutan. Hal ini mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mendukung dan menghambat implementasi strategi tersebut. Temuan menunjukkan bahwa kearifan lokal memiliki kontribusi besar dalam pengelolaan berkelanjutan, namun membutuhkan dukungan inovasi teknologi dan kebijakan untuk meningkatkan efektivitasnya. Artikel ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis dalam pembangunan wilayah pesisir. Hal ini juga menyajikan pembahasan mendalam tentang keunikan pendekatan berbasis kearifan lokal, data positif dari wilayah yang telah menerapkannya, serta strategi implementasi yang melibatkan kolaborasi multipihak. Hasil menunjukkan bahwa integrasi inovasi dan kearifan lokal tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, peningkatan ketahanan ekosistem, pertumbuhan ekonomi inklusif, dan penguatan sosial budaya.
Copyrights © 2025