cover
Contact Name
Usman Andrianto
Contact Email
manajer@journal.utmj.ac.id
Phone
+6285240210117
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject :
Arjuna Subject : -
Articles 14 Documents
TRANSFORMASI, AKSESIBILITAS, DAN KEEFEKTIFAN DIGITAL DALAM SOSIAL, BUDAYA DAN EKONOMI DESA SEBAGAI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Artikel ini membahas bagaimana teknologi digital dapat meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas dalam program pengabdian kepada masyarakat. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi berbagai model inovatif dalam pengabdian berbasis digital, hambatan yang dihadapi, serta strategi untuk mengatasinya. Studi ini menemukan bahwa penggunaan teknologi seperti e-learning, media sosial, dan platform berbasis kecerdasan buatan dapat memperluas jangkauan serta meningkatkan dampak program pengabdian kepada masyarakat. Temuan lainnya menunjukkan bahwa digitalisasi mampu meningkatkan efisiensi pemerintahan desa, memperkuat identitas budaya lokal, serta membuka peluang ekonomi digital.  
Inovasi, Strategi, Sinergi Sumber Daya Alam dan Kearifan Lokal Dalam Program Pengentasan Prasejahtera
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi model berbasis sumber daya lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan serta integrasi kearifan lokal dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi tingkat kemiskinan. Artikel ini juga membahas keunikan, kebaruan, keunggulan, serta hambatan yang dihadapi dalam implementasi program ini. Solusi yang diusulkan meliputi inovasi dalam pengelolaan sumber daya, pengembangan model bisnis berbasis komunitas, serta strategi adaptasi teknologi lokal. Dengan pendekatan ini, diharapkan program pengentasan kemiskinan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Ditemukan juga bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pemberdayaan masyarakat yang adaptif dan berkelanjutan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesejahteraan masyarakat, dengan rekomendasi strategi implementasi yang melibatkan multi-pihak. penguatan modal sosial berbasis budaya lokal, pemanfaatan SDA secara lestari, dan kolaborasi lintas sektor dapat menjadi strategi efektif. Artikel ini mengusulkan model pemberdayaan berkelanjutan yang dapat diimplementasikan dengan keterlibatan aktif pemerintah, LSM, akademisi, dan sektor swasta.
Strategi Pengelolaan Wilayah Pesisir Berbasis Kearifan Lokal dan Inovasi: Model Keberlanjutan Lingkungan, Ekonomi, dan Sosial
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah pesisir memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, namun juga menghadapi berbagai tantangan, seperti eksploitasi sumber daya, degradasi lingkungan, dan konflik sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan wilayah pesisir berbasis kearifan lokal dan inovasi guna menciptakan model keberlanjutan yang mencakup aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali konsep, hambatan, serta solusi dalam implementasi strategi pengelolaan pesisir yang inovatif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan serta praktik terbaik dalam tata kelola wilayah pesisir yang berkelanjutan. Hal ini mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mendukung dan menghambat implementasi strategi tersebut. Temuan menunjukkan bahwa kearifan lokal memiliki kontribusi besar dalam pengelolaan berkelanjutan, namun membutuhkan dukungan inovasi teknologi dan kebijakan untuk meningkatkan efektivitasnya. Artikel ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis dalam pembangunan wilayah pesisir. Hal ini juga menyajikan pembahasan mendalam tentang keunikan pendekatan berbasis kearifan lokal, data positif dari wilayah yang telah menerapkannya, serta strategi implementasi yang melibatkan kolaborasi multipihak. Hasil menunjukkan bahwa integrasi inovasi dan kearifan lokal tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, peningkatan ketahanan ekosistem, pertumbuhan ekonomi inklusif, dan penguatan sosial budaya.
Pendidikan Berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) untuk Meningkatkan Daya Saing Generasi Muda
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran pendidikan berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) dalam program pengabdian kepada masyarakat sebagai strategi untuk meningkatkan daya saing generasi muda. Melalui pendekatan interdisipliner, pendidikan STEAM dapat menumbuhkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan inovasi yang sangat diperlukan dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Penelitian ini mengeksplorasi latar belakang kebutuhan kompetensi masa depan, identifikasi masalah dan faktor penyebab rendahnya daya saing, serta merumuskan strategi implementatif berbasis kearifan lokal dan potensi komunitas. Kajian ini juga menyajikan data pendukung, analisis kelemahan pendekatan sebelumnya, serta solusi konkret melalui kolaborasi institusi pendidikan, komunitas, dan pemerintah. Hasil akhir memberikan arah strategis dan model pengabdian berkelanjutan berbasis STEAM. Fokus kajian diarahkan pada latar belakang pendidikan Indonesia yang masih dominan berbasis hafalan dan kurang mendukung pengembangan kreativitas, inovasi, dan keterampilan abad 21. Hal ini mengidentifikasi akar masalah, kelemahan sistem, dan peluang yang dapat dimaksimalkan melalui pendekatan STEAM. Disertai fakta empiris, data statistik, analisis filosofis dan strategi implementatif, tulisan ini menawarkan solusi konkret serta prediksi dampak jangka pendek dan panjangnya. Penelitian ini juga mengkaji kontribusi dan relevansi pendekatan ini dalam konteks global, serta membandingkan dengan studi sebelumnya. Pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, teknologi, seni, dan masyarakat lokal untuk membentuk generasi muda yang kompetitif dan adaptif terhadap tantangan zaman. Melalui data dan bukti empiris, hal ini menyajikan keunikan, kebaruan, serta implementasi efektif pendidikan STEAM dalam program pengabdian masyarakat.
KOLABORASI INDUSTRI DAN AKADEMISI DALAM PROGRAM PENGABDIAN UNTUK PEMBERDAYAAN KOMUNITAS
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pentingnya kolaborasi antara industri dan akademisi dalam program pengabdian masyarakat yang bertujuan memberdayakan komunitas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengevaluasi dampak program kolaboratif yang dilakukan di berbagai wilayah Indonesia. Artikel ini mengungkapkan fakta-fakta positif, strategi efektif, keunikan pendekatan, kebaruan model sinergi, dan manfaat berkelanjutan dari kolaborasi tersebut, termasuk peningkatan daya saing komunitas lokal, pengembangan keterampilan, serta penciptaan inovasi berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Membangun Kemandirian Energi di Wilayah Terpencil Untuk Meningkatkan Akses Energi Yang Berkelanjutan
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

strategi dan implementasi pembangunan kemandirian energi di wilayah terpencil sebagai upaya untuk meningkatkan akses energi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan studi kualitatif-deskriptif berbasis literatur dan studi kasus, penelitian ini menyoroti peran teknologi terbarukan, partisipasi komunitas, serta sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan teknologi lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi, mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Wilayah terpencil di Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam akses energi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji strategi pembangunan kemandirian energi berbasis potensi lokal dengan pendekatan partisipatif dan teknologi terbarukan. Fokus penelitian adalah pada identifikasi faktor penghambat dan solusi inovatif dalam membangun kemandirian energi, penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan komunitas lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi sekaligus memberdayakan masyarakat. Adanya kombinasi inovasi teknologi dan pemberdayaan komunitas mampu mewujudkan keberlanjutan energi di daerah tertinggal.
Komparasi, dan Peran Kearifan Lokal Dalam Tata Kelola Di Pedesaan dan Kelurahan
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi peran kearifan lokal dalam tata kelola pemerintahan, lingkungan, dan ekonomi di wilayah pedesaan dan kelurahan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini membandingkan praktik tata kelola berbasis kearifan lokal di dua wilayah tersebut, mengidentifikasi keunggulan serta tantangan dalam implementasinya. Studi ini menawarkan kebaruan dalam pendekatan pembangunan berbasis komunitas, yang tidak hanya mempertahankan nilai-nilai lokal tetapi juga mengadopsi strategi modern untuk meningkatkan keberlanjutan wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kearifan lokal memiliki dampak positif dalam pengelolaan sumber daya, meningkatkan partisipasi masyarakat, dan memperkuat ketahanan sosial-ekonomi. Hal ini mengidentifikasi praktik-praktik lokal yang memiliki potensi pemberdayaan, keberlanjutan, dan efisiensi dalam pengelolaan wilayah. Temuan menunjukkan bahwa kearifan lokal berperan signifikan dalam mendukung pembangunan yang inklusif dan kontekstual, serta menawarkan solusi terhadap tantangan yang dihadapi oleh desa dan kelurahan. Kemudian hasil lainnya menunjukkan bahwa kearifan lokal tidak hanya memperkuat ketahanan sosial dan ekologi, tetapi juga meningkatkan efektivitas pemerintahan dan keberlanjutan ekonomi lokal. Artikel ini memberikan solusi konkret untuk mengintegrasikan kearifan lokal ke dalam kebijakan tata kelola berbasis partisipatif dan berkelanjutan.
TRANSFORMASI, AKSESIBILITAS, DAN KEEFEKTIFAN DIGITAL DALAM SOSIAL, BUDAYA DAN EKONOMI DESA SEBAGAI PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Artikel ini membahas bagaimana teknologi digital dapat meningkatkan aksesibilitas dan efektivitas dalam program pengabdian kepada masyarakat. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi berbagai model inovatif dalam pengabdian berbasis digital, hambatan yang dihadapi, serta strategi untuk mengatasinya. Studi ini menemukan bahwa penggunaan teknologi seperti e-learning, media sosial, dan platform berbasis kecerdasan buatan dapat memperluas jangkauan serta meningkatkan dampak program pengabdian kepada masyarakat. Temuan lainnya menunjukkan bahwa digitalisasi mampu meningkatkan efisiensi pemerintahan desa, memperkuat identitas budaya lokal, serta membuka peluang ekonomi digital.
INOVASI, STRATEGI, SINERGI SUMBER DAYA ALAM DAN KEARIFAN LOKAL DALAM PROGRAM PENGENTASAN PRASEJAHTERA
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengeksplorasi model berbasis sumber daya lokal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan serta integrasi kearifan lokal dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi tingkat kemiskinan. Artikel ini juga membahas keunikan, kebaruan, keunggulan, serta hambatan yang dihadapi dalam implementasi program ini. Solusi yang diusulkan meliputi inovasi dalam pengelolaan sumber daya, pengembangan model bisnis berbasis komunitas, serta strategi adaptasi teknologi lokal. Dengan pendekatan ini, diharapkan program pengentasan kemiskinan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat. Ditemukan juga bahwa pemberdayaan masyarakat berbasis kearifan lokal dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pemberdayaan masyarakat yang adaptif dan berkelanjutan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesejahteraan masyarakat, dengan rekomendasi strategi implementasi yang melibatkan multi-pihak. penguatan modal sosial berbasis budaya lokal, pemanfaatan SDA secara lestari, dan kolaborasi lintas sektor dapat menjadi strategi efektif. Artikel ini mengusulkan model pemberdayaan berkelanjutan yang dapat diimplementasikan dengan keterlibatan aktif pemerintah, LSM, akademisi, dan sektor swasta.
STRATEGI PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR BERBASIS KEARIFAN LOKAL DAN INOVASI: MODEL KEBERLANJUTAN LINGKUNGAN, EKONOMI, DAN SOSIAL
EDELWEISS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2025): JANUARI 2025
Publisher : Universitas Teknologi Muhammadiyah Jakarta (UTM Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wilayah pesisir memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, namun juga menghadapi berbagai tantangan, seperti eksploitasi sumber daya, degradasi lingkungan, dan konflik sosial-ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengelolaan wilayah pesisir berbasis kearifan lokal dan inovasi guna menciptakan model keberlanjutan yang mencakup aspek lingkungan, ekonomi, dan sosial. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini menggali konsep, hambatan, serta solusi dalam implementasi strategi pengelolaan pesisir yang inovatif. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan kebijakan serta praktik terbaik dalam tata kelola wilayah pesisir yang berkelanjutan. Hal ini mengidentifikasi faktor-faktor utama yang mendukung dan menghambat implementasi strategi tersebut. Temuan menunjukkan bahwa kearifan lokal memiliki kontribusi besar dalam pengelolaan berkelanjutan, namun membutuhkan dukungan inovasi teknologi dan kebijakan untuk meningkatkan efektivitasnya. Artikel ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis dalam pembangunan wilayah pesisir. Hal ini juga menyajikan pembahasan mendalam tentang keunikan pendekatan berbasis kearifan lokal, data positif dari wilayah yang telah menerapkannya, serta strategi implementasi yang melibatkan kolaborasi multipihak. Hasil menunjukkan bahwa integrasi inovasi dan kearifan lokal tidak hanya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, peningkatan ketahanan ekosistem, pertumbuhan ekonomi inklusif, dan penguatan sosial budaya.

Page 1 of 2 | Total Record : 14


Filter by Year

2025 2025