strategi dan implementasi pembangunan kemandirian energi di wilayah terpencil sebagai upaya untuk meningkatkan akses energi yang berkelanjutan. Dengan pendekatan studi kualitatif-deskriptif berbasis literatur dan studi kasus, penelitian ini menyoroti peran teknologi terbarukan, partisipasi komunitas, serta sinergi antara pemerintah, industri, dan akademisi. Hasilnya menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dan teknologi lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi, mendorong pemberdayaan ekonomi lokal, dan mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan. Wilayah terpencil di Indonesia masih menghadapi tantangan besar dalam akses energi yang berkelanjutan. Penelitian ini mengkaji strategi pembangunan kemandirian energi berbasis potensi lokal dengan pendekatan partisipatif dan teknologi terbarukan. Fokus penelitian adalah pada identifikasi faktor penghambat dan solusi inovatif dalam membangun kemandirian energi, penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan komunitas lokal dapat meningkatkan ketersediaan energi sekaligus memberdayakan masyarakat. Adanya kombinasi inovasi teknologi dan pemberdayaan komunitas mampu mewujudkan keberlanjutan energi di daerah tertinggal.
Copyrights © 2025